Ngaji Kitab Tauhid (Bag. 54)

Artikel Aqidah Artikel Dakwah Artikel Fikih Artikel Manhaj

๐Ÿ“•๐Ÿ“šโ˜๐Ÿป NGAJI KITAB TAUHID (BAG. 54)

 

๐Ÿ“š Serial: Pembahasan Kitab Tauhid || Bab 9 – [Hukum] Menyembelih untuk Dipersembahkan Kepada Selain Allah

 

๐Ÿ–Š Oleh: al-Ustadz Hari Ahadi ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

____

 

DALIL DARI HADITS BAHWA MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLAH IALAH KESYIRIKAN

 

ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุทูŽุงุฑูู‚ ุจู†ู ุดูู‡ูŽุงุจูุŒ ุฃูŽูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ( ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ูููŠ ุฐูุจูŽุงุจูุŒ ูˆุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ูููŠ ุฐูุจูŽุงุจู ) ู‚ูŽุงู„ููˆุง: ูˆูŽูƒูŽูŠู’ููŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŸ! ู‚ูŽุงู„ูŽ: ( ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŽุงู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุตูŽู†ูŽู…ูŒ ู„ูŽุง ูŠูŽุฌููˆุฒูู‡ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูู‚ูŽุฑู‘ูุจูŽ ู„ูŽู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ุŒ ูู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง : ู‚ูŽุฑู‘ูุจู’ ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุนูู†ู’ุฏููŠ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูู‚ูŽุฑู‘ูุจู ุŒ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูŽู‡ู : ู‚ูŽุฑู‘ูุจู’ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฐูุจูŽุงุจุงู‹ุŒ ููŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจูŽ ุฐูุจูŽุงุจุงู‹ุŒ ููŽุฎูŽู„ู‘ููˆุง ุณูŽุจููŠู„ูŽู‡ูุŒ ููŽุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูŽุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูู„ู’ุขุฎูŽุฑู: ู‚ูŽุฑู‘ูุจู’ุŒ ูู‚ูŽุงู„ูŽ: ู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชู ู„ูุฃูู‚ูŽุฑู‘ูุจูŽ ู„ูุฃูŽุญูŽุฏู ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ ุฏููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽุŒ ููŽุถูŽุฑูŽุจููˆุง ุนูู†ูู‚ูŽู‡ู ููŽุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ) ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู .

 

โ–ซ๏ธ Dari Thariq bin Syihab, Rasulullah ๏ทบ bersabda,

 

โ€œAda orang yang masuk surga karena seekor lalat dan ada yang masuk neraka karena seekor lalat.โ€ Para sahabat bertanya, โ€œBagaimana itu bisa terjadi, wahai Rasulullah?โ€ Beliau bersabda, โ€œAda dua orang yang melewati suatu kaum yang memiliki sebuah berhala. Tidak seorang pun diizinkan lewat kecuali setelah memberikan persembahan kepada berhala tersebut.โ€

 

โ€œMereka berkata kepada salah satunya, โ€˜Persembahkanlah kurban untuknya!สผ Ia mengatakan, โ€˜Aku tidak memiliki apa pun untuk dipersembahkan.สผ Mereka berkata, โ€˜Persembahkanlah sesuatu walau hanya dengan seekor lalat!สผ Ia pun mempersembahkan seekor lalat, mereka pun mengizinkannya lewat; karena itu, ia masuk neraka.

 

Mereka berkata kepada yang satunya, โ€˜Persembahkanlah kurban!สผ Ia menjawab, โ€˜Aku tidak akan mempersembahkan kurban kepada seorang pun selain Allah.สผ Kemudian mereka menebas lehernya; maka ia masuk surga.โ€

 

H.R. Ahmad [Az-Zuhdu, 15-16].

_________________________________________

Derajat hadits ini shahih,

 

โ–ช๏ธ Syaikh Ubaid bin Abdillah al-Jabiri hafizhahullah menjelaskan,

 

โ€œHadits ini dikritik lantaran berasal dari riwayat al-Aสผmasy Sulaiman bin Mihran rahimahullah, dan (di sini) ia telah melakukan โ€˜anโ€˜anah. Namun, riwayat ini shahih secara mauquf โ€˜ucapan sahabat Nabiสผ dari jalan Thariq bin Syihab dari Salman al-Farisi radhiyallahu โ€˜anhu. Dan jalur riwayat demikian memiliki hukum marfuสผ โ€˜berasal dari Nabi ๏ทบสผ sebab konteksnya bukan dalam permasalahan yang memungkinkan untuk berijtihad. Oleh karena itu, hadits ini shahih.โ€

 

๐Ÿ“• Al-Bayan al-Mufid fi Syarh Kitab at-Tauhid, hlm. 163-164.

 

 

โ–ช๏ธ Syaikh Muhammad bin Abdil Aziz as-Sulaiman rahimahullah menerangkan kandungannya,

 

โ€œHadits di atas menunjukkan diharamkannya menyembelih untuk selain Allah dalam rangka mendekatkan diri dan mengagungkannya. Artinya, menyembelih ialah ibadah; dan menyerahkan ibadah kepada selain Allah adalah kesyirikan.โ€

 

๐Ÿ“•Al-Jadid fi Syarh Kitab at-Tauhid, hlm. 107.

 

 

Sebagai catatan penting, orang yang berkurban dengan seekor lalat tersebut melakukannya dengan kerelaan hati.

 

โ–ช๏ธ Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata,

 

โ€œKondisi orang ini tidak terpaksa, ia tidak menyampaikan uzur bahwa menyembelih untuk selain Allah tidak boleh. Ia hanya berkata, โ€˜Aku tidak memiliki apa pun untuk dipersembahkanสผ, perkataannya ini bukti bahwa ia menyetujui perbuatan tersebut dan tidak mengingkarinya.โ€

 

๐Ÿ“• At-Taสผliq al-Mukhtashar al-Mubin, hlm. 256.

 

 

Juga ada pelajaran berharga lain dalam riwayat di atas,

 

โ–ช๏ธ Al-โ€˜Allamah Abdurrahman bin Hasan rahimahullah berkata,

 

โ€œ(Seseorang) amat perlu untuk waspada agar tidak terjerumus dalam kesyirikan. Sebab bisa saja ia terjatuh dalam syirik tanpa menyadari bahwa itu ialah syirik yang mendatangkan siksa neraka.โ€

 

๐Ÿ“• Fathul Majid, hlm. 257.

 

๐Ÿ“ฎBoleh Join & Share :

http://t.me/ukhuwah_anak_kuliah

http://simpellink.com/medsosuak

 

๐Ÿ”ฐ UKHUWAH ANAK KULIAH ๐Ÿ”ฐ

โ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ• โโœฟโโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ข

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *