Ngaji Kitab Tauhid (Bag. 51)

Artikel Dakwah

📕📚☝🏻 NGAJI KITAB TAUHID (BAG. 51)

📚 Serial: Pembahasan Kitab Tauhid || Bab 9 – [Hukum] Menyembelih untuk Dipersembahkan Kepada Selain Allah

🖊 Oleh: al-Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

____

DALIL PENYEMBELIHAN IBADAH

وَقَوْلُ اللَّهِ تَعَالَى: {قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ﴿١٦٢﴾ لَا شَرِيْكَ لَهٗ ۚ} الْآيَة

• Allah ta‘ala berfirman (artinya),

162. “Katakanlah (Muhammad), ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,

163. tidak ada sekutu bagi-Nya;ʼ” (Q.S. Al-An‘am: 162-163)
_________________________________________
🎙️ Imam Abu Bakar Ibnul ‘Arabi al-Maliki rahimahullah berkata,

“Menyembelih disebut dengan ((نُسُك)) sebab statusnya ialah ibadah dan hanya boleh dilakukan karena Allah; dan tidak boleh menyembelih untuk selain Allah.” (Ahkam Al-Qurʼan, 3/290)

🎙️ Al-‘Allamah Abdullah bin Humaid rahimahullah berkata,

“Ayat di atas secara jelas menunjukkan bahwa menyembelih hanya boleh dipersembahkan kepada Allah; dan shalat juga hanya untuk Allah. Seandainya ada yang shalat kepada selain Allah, maka dia kafir; seperti itu pula orang yang menyembelih untuk selain Allah, ia juga kafir.”

📕 (Syarah Kitab at-Tauhid, hlm. 186)

📮Boleh Join & Share :
http://t.me/ukhuwah_anak_kuliah
http://simpellink.com/medsosuak

🔰 UKHUWAH ANAK KULIAH 🔰
•• ════════ ❁✿❁════════ ••

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *