Tanda Qalbu Yang Sakit

Artikel Dakwah Artikel Nasehat

❗πŸ₯€πŸ‚ TANDA QALBU YANG SAKIT

πŸ“Œ Di antara tanda qalbu yang sakit adalah qalbu tidak merasa bermasalah terhadap kebodohannya. Tidak peduli dan tidak mau mengenal kebenaran dan kebaikan, bahkan cenderung kepada kebatilan dan kemungkaran. Sesungguhnya qalbu yang sehat akan merasa sakit terhadap keburukan-keburukan yang menimpanya. Qalbu yang sehat merasa sakit terhadap kebodohan yang melekat padanya. Walaupun hal ini tentu sesuai dengan kadar kesehatan dan kehidupan qalbu tersebut. Kadang merasakan sakitnya, tetapi tidak mampu menenggak pahitnya obat. Akhirnya cenderung β€˜bersabar’ memilih sakit daripada harus merasakan pahitnya obat.

☝🏻 Alhasil, qalbu akan semakin bertambah sakit. Ia tidak mau mengkonsumsi obat-obat yang bermanfaat, tetapi justru memilih racun yang disangka sebagai obat, walaupun bisa menghilangkan sakit dalam sesaat. Berbeda dengan qalbu yang sehat. Ia akan memilih obat yang paling bermanfaat. Sedangkan Obat yang paling mujarab adalah Al-Quran dan nutrisi yang paling bermanfaat adalah keimanan.

✍🏻 Sebab sakitnya qalbu ini adalah godaan-godaan yang menghampirinya. Baik godaan syahwat maupun syubhat. Yang pertama menyebabkan rusaknya niat dan keinginan, adapun yang kedua menyebabkan rusaknya ilmu dan keyakinan.

πŸ”Š Hudzaifah bin Al Yaman radhiyallahu β€˜anhu mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu β€˜alaihi wa sallam bersabda,

β€œBerbagai godaan menghampiri qalbu, sebagaimana memintal tikar sehelai demi sehelai. Maka setiap qalbu yang menerimanya akan ditandai dengan titik hitam. Adapun qalbu yang menolaknya, akan ditandai dengan titik putih. Sehingga akhirnya jadilah dua qalbu: qalbu yang hitam pekat seperti panci terbalik, tidak bisa mengenal yang makruf, tidak pula mengingkari yang mungkar, hanyalah nafsu yang merasukinya. Serta qalbu putih yang godaan tidak memadharatinya selama masih tegak langit dan bumi.”

πŸ“š [H.R. Muslim]

πŸ”Ž Isi artikel ini dinukil dari :
https://bit.ly/2VdvyVE

πŸ”° UKHUWAH ANAK KULIAH
http://Kontakk.com/@medsosuak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *